Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Perancangan Kawasan Waterfront Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat Sebagai Destinasi Wisata Melalui Pendekatan Ekowisata


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3219 FAT

Penulis

FATYA, Shabrina Al

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003219 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xxviii, 234 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Bagas Dwipantara Putra, ST., MT., Ph.D
Kata Kunci : Perancangan kota, kawasan tepi air, kawasan tepi sungai, ekowisata, desa wisata
Keterangan : Kawasan tepi air Desa Cijambu, Kabupaten Bandung Barat, memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata perdesaan karena didukung oleh keberadaan Sungai Cijambu dan lanskap persawahan terasering yang masih terjaga. Namun, kawasan ini masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti belum adanya penataan ruang yang terpadu, keterbatasan fasilitas wisata, serta pengelolaan sempadan sungai yang belum optimal. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak terhadap kelestarian lingkungan dan aktivitas masyarakat apabila pengembangan wisata dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merumuskan strategi perancangan kawasan tepi air Desa Cijambu melalui pendekatan ekowisata yang memperhatikan keseimbangan antara aspek lingkungan, ekonomi, dan kebutuhan wisata. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan perancangan fragmental melalui observasi lapangan, diskusi kelompok terarah (FGD), dan studi preseden. Hasil analisis menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi berupa kualitas air yang baik, iklim mikro yang nyaman, serta partisipasi masyarakat yang mendukung pengembangan wisata. Di sisi lain, ditemukan beberapa permasalahan, seperti penyempitan jalur sirkulasi akibat bangunan yang tidak tertata, persebaran hunian di lahan produktif, keterbatasan lahan parkir, dan pengelolaan sampah yang belum optimal. Berdasarkan temuan tersebut, strategi perancangan yang diusulkan meliputi penataan ruang melalui konsolidasi lahan, penerapan zonasi kawasan, serta penyediaan infrastruktur wisata yang ramah lingkungan sesuai dengan daya dukung kawasan. Penelitian ini menawarkan konsep integrasi antara aktivitas wisata, lanskap pertanian, dan koridor sungai tanpa menghilangkan fungsi agraris masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan wisata perdesaan yang berkelanjutan berbasis ekowisata.
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/perancangan-kawasan-waterfront-desa-cijambu-kecamatan-cipongkor-kabupaten-bandung-barat-sebagai-destinasi-wisata-melalui-pendekatan-ekowisata-15422044