Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Identifikasi Hubungan Keberadaan Blue-Green Infrastructure Terhadap Intensitas Fenomena Urban Heat Island di Kota Bandung


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3217 BUD

Penulis

BUDIMAN, Naura Rafanissa Putri

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003217 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xviii, 128 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Sri Maryati, S.T., MIP., Dr., Prof
Kata Kunci : Urban Heat Island, blue-green infrastructure, land surface temperature, geographically weighted regression
Keterangan : Urbanisasi yang tinggi di Kota Bandung mengakibatkan perubahan fungsi ruang dan lingkungan fisik kota karena meningkatnya lahan tertutup. Tutupan lahan perkotaan dapat menyerap radiasi yang tinggi yang berdampak terhadap peningkatan suhu permukaan, yang dapat menimbulkan fenomena Urban Heat Island (UHI). Sebagai upaya mitigasi efek UHI, Blue-Green Infratsructure dinilai memiliki efek pendinginan terhadap iklim mikro perkotaan, namun hubungan keduanya belum banyak dieksplorasi untuk kasus Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan peran BGI terhadap fenomena UHI yang terjadi di Kota Bandung. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Analisis Land Surface Temperature (LST) dilakukan dengan menggunakan citra Landsat dengan metode Single Channel Algorithm. Pemetaan terhadap LST dilakukan untuk mendapatkan intensitas UHI dengan klasifikasi Urban Thermal Variance Field Index (UTFVI). Untuk identifikasi BGI dilakuakn dengan menggunakan citra Sentinel-2 dengan metode supervised classification. Terakhir, hubungan antara keberadaan BGI dengan intenitas UHI dianalisis dmelalui korelasi pearson, analisis regresi linear, dan Geographically Weighted Regression (GWR). Hasil pemetaan LST menunjukan perubahan rata-rata suhu permukaan sebesar 4,18ºC dalam 20 tahun terakhir (2005-2025) dengan tahun 2025 suhu permukaan mencapai 29,44°C dan diprediksi akan meningkat 1-2°C pada tahun 2035. Intensitas UHI diidentifikasi dengan menggunakan UTFVI, didapatkan sebanyak 82 kelurahan di Kota Bandung mengalami intensitas UHI tinggi atau klasifikasi UTFVI ‘strongest’. Kota Bandung memiliki luas BGI sebesar 4.616,18 hektar (28%). Hasil analisis hubungan menunjukan korelasi yang kuat dengan hubungan negatif antara keberadaan BGI dengan UHI dan LST. Selain itu, hasil regresi linear menunjukan hubungan negatif yang diberikan oleh proporsi BGI terhadap UTFVI dan UHI dengan R² 76%. Terakhir, hasil GWR menunjukan Local R² dan koefisien yang berbeda-beda tiap kelurahan dengan sifat hubungan negatif.
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/identifikasi-hubungan-keberadaan-blue-green-infrastructure-terhadap-intensitas-fenomena-urban-heat-island-di-kota-bandung-15422058