Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Dampak Fisik dan Lingkungan Wisata Kuliner Lengkong Street Food Berdasarkan Persepsi Masyarakat Sekitarnya Dengan Pendekatan Importance - Performance Analysis (IPA)


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3212 MAH

Penulis

MAHARANI, Sekar Ayu Diva Ratu

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003212 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xvi, 148 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Heru Purboyo Hidayat Putro, Ir., DEA., Ph.D., Prof
Kata Kunci : Wisata kuliner, dampak fisik, dampak lingkungan, importance - performance analysis, persepsi masyarakat
Keterangan : Wisata Kuliner Lengkong Street Food terletak pada Jalan Lengkong Kecil, Kelurahan Paledang, Kota Bandung, berkembang pesat sejak 2020, pedagang memanfaatkan trotoar dan bahu jalan sebagai lapak berjualan. Perkembangan masif ini berpotensi menimbulkan dampak fisik dan dampak lingkungan bagi masyarakat sekitar, namun belum ada penelitian yang mengidentifikasinya secara komprehensif berdasarkan persepsi masyarakat sekitarnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dampak fisik dan dampak lingkungan akibat Wisata Kuliner Lengkong Street Food berdasarkan persepsi masyarakat sekitarnya, sekaligus menyusun arahan pengembangan kawasan. Metode yang dipilih terdiri dari mixed methods bersifat deskriptif serta pendekatan demand-oriented. Data primer diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 111 responden warga Kelurahan Paledang dan wawancara dengan pihak kelurahan. Analisis dilakukan menggunakan Importance - Performance Analysis (IPA), statistik deskriptif, serta kualitatif deskriptif. Keluaran dari penelitian memperlihatkan jika dampak fisik adalah mayoritas yang menempati kategori memerlukan penanganan prioritas, terutama terkait gangguan fungsi trotoar dan badan jalan akibat lapak pedagang, ketidaktersediaan area parkir, serta rendahnya kenyamanan pejalan kaki. Sebaliknya, seluruh indikator dampak lingkungan dinilai sudah ideal sehingga perlu untuk dipertahankan, mencakup tata kelola persampahan, kebersihan setelah operasional dan kenyamanan tinggal, yang terjaga karena koordinasi dengan Dinas terkait serta kepatuhan pedagang terhadap batas jam operasional. Temuan ini menjadi kebaruan penelitian karena berbeda dari dampak lingkungan yang umumnya terjadi pada wisata kuliner perkotaan. Penelitian ini ikut memengaruhi pada ilmu perencanaan wilayah dan kota dalam memahami transformasi ruang jalan akibat pertumbuhan ekonomi informal berbasis persepsi masyarakat
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/dampak-fisik-dan-lingkungan-wisata-kuliner-lengkong-street-food-berdasarkan-persepsi-masyarakat-sekitarnya-dengan-pendekatan-importance-performance-analysis-ipa