Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Penataan Kembali Permukiman Kumuh di Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Dengan Menggunakan Metode Konsolidasi Lahan Vertikal


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3206 GUN

Penulis

GUNAWAN, Deniva Mulyati Neila

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003206 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xviii, 188 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Haryo Winarso, Ir., M.Eng., Ph.D., Prof
Kata Kunci : Konsolidasi lahan vertikal, permukiman kumuh, U-develop, rumah susun, penataan kawasan
Keterangan : Permukiman kumuh di kawasan perkotaan ditandai oleh kepadatan bangunan yang tinggi, keterbatasan lahan, dan rendahnya kualitas lingkungan. Kondisi tersebut memerlukan suatu pendekatan penataan yang mampu meningkatkan kualitas permukiman tanpa merugikan masyarakat dengan tidak melakukan penggusuran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyusun rancangan penataan kembali permukiman kumuh di Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, melalui metode konsolidasi lahan. Pada penelitian ini digunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan normatif dan teknis-spasial melalui analisis kondisi eksisting, perhitungan konsolidasi lahan vertikal berbasis konsep U-Develop, serta penyusunan rancangan rumah susun. Perhitungan konsolidasi lahan menghasilkan dua alternatif, dengan pembagian kawasan menjadi Area A (rusunawa), Area B (rusunami), dan Area C (kawasan komersial). Pada alternatif 1, kebutuhan lahan Area B didapat seluas 20.109,4 m² dengan total unit hunian adalah 1.350 unit, sedangkan Alternatif 2 membutuhkan 12.065,6 m² dengan total unit hunian adalah 1.260 unit. Penelitian ii menunjukkan bahwa konsolidasi lahan vertikal dapat menjadi alternatif dalam penataan permukiman kumuh secara in-situ dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan, meningkatkan penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum, serta mempertahankan keberlanjutan sosial masyarakat. Penelitian ini juga menghasilkan rancangan penataan kawasan yang mengintegrasikan perhitungan konsolidasi lahan vertikal berbasis konsep UDevelop dengan perancangan rumah susun sebagai satu kesatuan proses penataan kawasan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam penanganan permukiman kumuh pada kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan.
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/penataan-kembali-permukiman-kumuh-di-kelurahan-kebon-jayanti-kecamatan-kiaracondong-kota-bandung-dengan-menggunakan-metode-konsolidasi-lahan-vertikal-15422075