Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Evaluasi Tebet Eco Park Berdasarkan Kriteria Dynamic Ecologies, Community Program, River Renaturalisation, dan Connected Park


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3202 SYA

Penulis

SYAHARANI, Farah

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003202 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xviii, 114 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Petrus Natalivan Indradjati, ST., MT., Dr
Kata Kunci : Tebet Eco Park, evaluasi, eco park, ruang terbuka hijau, gap analysis, taman kota
Keterangan : Ruang terbuka hijau publik merupakan elemen penting dalam penataan ruang perkotaan yang tidak hanya berfungsi secara ekologis, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan rekreasi bagi masyarakat. Dalam konteks Jakarta, kebutuhan akan ruang terbuka hijau yang berkualitas semakin mendesak seiring dengan tingginya tekanan urbanisasi dan berbagai permasalahan lingkungan yang dihadapi kota. Sebagai respons, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan konsep eco park sebagai pendekatan pengelolaan taman kota yang mengoptimalkan fungsi ekologis sekaligus mengakomodasi kebutuhan sosial masyarakat perkotaan. Salah satu wujud nyata penerapan konsep ini adalah Tebet Eco Park, ruang terbuka hijau seluas 7,3 hektare di Jakarta Selatan yang diresmikan pada April 2022 sebagai hasil revitalisasi Taman Tebet Utara dan Taman Tebet Selatan. Taman ini dibangun berdasarkan empat prinsip utama, yaitu dynamic ecologies, community program, river renaturalisation, dan connected park, dengan visi "Connecting People with Nature". Meskipun Tebet Eco Park telah berkembang menjadi salah satu ruang publik paling populer di Jakarta Selatan, berbagai temuan di lapangan mengindikasikan adanya kesenjangan antara prinsip-prinsip awal pembangunan dengan kondisi aktual kawasan, mulai dari persoalan kualitas lingkungan sungai hingga konflik pemanfaatan ruang. Di sisi lain, hingga memasuki tahun kelima sejak peresmiannya, belum pernah dilakukan evaluasi formal terhadap ketercapaian keempat prinsip tersebut. Padahal, evaluasi berkala merupakan bagian penting dari siklus perencanaan pembangunan untuk menilai kesesuaian antara rencana awal dan kondisi aktual di lapangan. Penelitian ini berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan merumuskan kerangka evaluasi berbasis prinsip pembangunan Tebet Eco Park, sekaligus menilai sejauh mana kawasan ini telah memenuhi target dan prinsip yang ditetapkan sejak awal. Pendekatan yang digunakan adalah evaluasi semu (pseudo-evaluation) dengan teknik gap analysis untuk membandingkan kondisi aktual kawasan terhadap indikator ideal yang disusun melalui kajian literatur, regulasi, dan dokumen perencanaan taman.
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/evaluasi-tebet-eco-park-berdasarkan-kriteria-dynamic-ecologies-community-program-river-renaturalisation-dan-connected-park-15422053