Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Intervensi Infrastruktur Transportasi Dalam Rangka Penerapan Konsep 15-Minute Neighborhood Pada Kampung Kota di Sekitar Kawasan TOD MRT Jakarta


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3191 OSA

Penulis

OSA, Pangripta Rahma Nabila

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003191 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xxiv, 161 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Puspita Dirgahayani, ST., M.Eng, Dr.Eng., Prof
Kata Kunci : 15-minute neighborhood, kampung kota, TOD, MRT Jakarta, aksesibilitas, infrastruktur, transportasi, pesepeda, pejalan kaki, traffic calming
Keterangan : Pembangunan TOD MRT Jakarta membawa level baru pada mobilitas DKI Jakarta. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa MRT Jakarta menjadi moda transportasi paling modern andalan masyarakat. Akan tetapi, di balik itu pelayanan first and last mile (FLM) travel masih sering kurang dipertimbangkan sehingga kualitas FLM pada layanan MRT Jakarta belum sepenuhnya memuaskan bagi pengguna. Di sisi lain, masih terdapat area pinggiran berupa kampung kota di sekitar kawasan TOD MRT Jakarta yang masih terhambat aksesibilitasnya terhadap infrastruktur perkotaan, salah satunya infrastruktur perkotaan. Konsep 15-minute neighborhood berpotensi untuk menjembatani kedua permasalahan aksesibilitas yang terjadi dengan menerapkan prinsip perancangan kawasan yang dapat mengakses fungsi - fungsi sosial perkotaan hanya dengan 15 menit durasi perjalanan melalui moda berjalan kaki atau bersepeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk intervensi infrastruktur transportasi yang dapat diterapkan pada kampung kota di sekitar kawasan TOD MRT Jakarta dalam rangka menerapkan konsep 15-minute neighborhood. Tujuan ini dicapai melalui tiga tahap, identifikasi kecamatan potensial, identifikasi bentuk dan kuantitas kebutuhan infrastruktur transportasi, serta estimasi biaya dan metode pembiayaan yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Tanah Abang dan Kecamatan Setiabudi memiliki tingkat aksesibilitas kawasan permukiman terhadap layanan dasar fungsi sosial perkotaan paling tinggi sehingga berpotensial untuk menerapkan konsep 15-minute neighborhood. Meskipun begitu, didapatkan bahwa masih terdapat kebutuhan untuk menyediakan jalur khusus pejalan kaki dan pesepeda serta penerapan traffic calming pada jalan lingkungan dan gang-gang permukiman untuk memprioritaskan mobilitas pejalan kaki dan pesepeda. Penyediaan infrastruktur transportasi ini dinilai masih dapat dipenuhi melalui APBD DKI Jakarta dengan tetap terbuka pada peluang kontribusi dari pihak swasta.
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/intervensi-infrastruktur-transportasi-dalam-rangka-penerapan-konsep-15-minute-neighborhood-pada-kampung-kota-di-sekitar-kawasan-tod-mrt-jakarta-15422062