Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Perancangan Ulang Kawasan Ruang Terbuka Publik Taman Lansia Bandung Dengan Pendekatan Placemaking dan Ramah Lansia


Nomor Panggil PWK

TA/2026/3180 MAN

Penulis

MANURUNG, Fanny Sonia

Penerbit

Tahun Terbit

2026

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003180 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : xxviii, 277 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Happy Pebruman Fadjaruddin Amalputra, Ir., M.T., Dr
Kata Kunci : Perancangan ulang, ramah lansia, placemaking, ruang publik, Taman Lansia, desain inklusif, lintas generasi
Keterangan : Indonesia dan Kota Bandung tengah menghadapi peningkatan persentase populasi lansia yang signifikan. Di sisi lain, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bandung baru mencapai 12,88%, jauh di bawah ambang batas 30%. Meski telah berstatus Kota Ramah Lansia, Bandung belum memiliki panduan perancangan teknis. Taman Lansia Bandung, sebagai RTH situs cagar budaya, memiliki tingkat ketercapaian prinsip ramah lansia yang masih rendah, yakni 42,63%. Penelitian kualitatif ini bertujuan merancang ulang Taman Lansia melalui pendekatan placemaking dan desain ramah lansia. Menggunakan Fragmental Method dengan teknik optimizing, pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner kepada 87 responden, wawancara mendalam dengan empat instansi, dan studi dokumen. Analisis tapak memadukan aspek White (1983) dan elemen Shirvani (1985), disertai analisis persepsi pengunjung serta potensi dan persoalan kawasan. Sintesis literatur merumuskan empat kriteria perancangan: keamanan dan kenyamanan, aksesibilitas dan keterbacaan, fungsi dan aktivitas, serta sosiabilitas. Analisis kawasan mengidentifikasi 8 potensi dan 14 persoalan yang didominasi oleh isu keamanan dan aksesibilitas. Rancangan ini mengusung visi "Evergreen and ALIVE" yang diwujudkan ke dalam empat zona aktivitas dan jalur sirkulasi universal. Hasil akhir perancangan mematuhi aturan RTH Sub Zona Rimba Kota dengan proporsi koefisien dasar hijau mencapai 80,18%. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi placemaking dan konsep ramah lansia ke dalam satu kerangka perancangan ulang taman publik cagar budaya. Hasil penelitian berkontribusi menyediakan kriteria ruang publik inklusif bagi lansia, serta menjadi model fisik penerapan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 yang dapat diadaptasi oleh kota lain.
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/perancangan-ulang-kawasan-ruang-terbuka-publik-taman-lansia-bandung-dengan-pendekatan-placemaking-dan-ramah-lansia