Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Tata kelola destinasi pariwisata warisan: pengembangan kawasan sumbu filosofi kota Yogyakarta

/ Alhilal Furqan, Heru Purboyo H. Putro, Ninik Suhartini; editor, Alfrida Amalia; penyelaras, Rina Lestari.


Nomor Panggil PUSAT

338.4791 ALH

Penulis

Alhilal Furqan

Heru Purboyo H. Putro, Ninik Suhartini ; Alfrida Amalia ; Rina Lestari

Penerbit

ITB Press

Tahun Terbit

2025

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 202600044 PP ITB Lt. 2 (Koleksi Mingguan) Koleksi Mingguan
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

ISBN : 978-623-297-660-3 [paperback]
Kolasi : vi, 101 halaman : ilustrasi ; 25 cm
Edisi : Cetakan pertama
Materi Koleksi : Buku-Bacaan Pendukung
Bahasa : Indonesia
Subjek : Tourism -- Management ; Pariwisata -- Pengelolaan
Kata Kunci : Tourism, management, destinations, heritage tourism, the philosophical axis region ; Pariwisata, pengelolaan, destinasi, pariwisata warisan, kawasan sumbu fisosofi
Keterangan : Pengembangan sektor pariwisata tidak hanya menekankan pada kuantitas tetapi juga kualitas, khususnya dalam memberikan pengalaman dan edukasi bagi wisatawan. Kota Yogyakarta, sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia, memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang menjadikannya ideal untuk pengembangan wisata pusaka. Salah satu elemen utama yang menjadi daya tarik adalah Sumbu Filosofi, garis imajiner yang mencerminkan falsafah kehidupan manusia. Elemen ini tidak hanya menunjukkan tata ruang berbasis filosofi tetapi juga menggabungkan elemen tangible dan intangible, menjadikannya warisan budaya yang bernilai tinggi. Namun, pengembangan wisata pusaka di Yogyakarta menghadapi tantangan dari segi sistem pengelolaan terpadu dan perlu membangun rasa kepemilikan wisatawan terhadap pentingnya pelestarian situs warisan. Kebutuhan akan edukasi wisatawan dan strategi pengelolaan yang mengintegrasikan konservasi dengan preferensi wisatawan menjadi sangat penting. Sebagai kawasan yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, Sumbu Filosofi tidak hanya menjadi kebanggaan Yogyakarta tetapi juga membawa tanggung jawab besar untuk menjaga nilai historis dan filosofinya di tengah tekanan komersialisasi.